Sunday, November 10, 2013

Pengalaman Prakerin Ku

      Pengalaman Prakerin
      Sebelumnya….. ,Ini adalah cerita Prakerin ku dan bhasanya juga Non formal plus acak”.an ,.jadi harap di maklum.i yaa …Namanya juga Pengalaman ….?
       Aku Bersekolah di SMK DARUT TAQWA .
      Namaku Muhammad Syahrul Tempat tnggal.ku
      di daerah Ledug,Tretes,Prigen ,Setiap Siswa dan Siswi klas XI TKJ .Di wajibkan Mengikuti Prakerin(Praktek Kerja Industri). Ketika Semester 1., Kami diberi Waktu Selama 4 Bulan Mulai dari Tgl 15 Agts – sampai Tgl 15 Nov 2013.
      itu.Pun saya tidak ikut Mncari Tempat Prakerinku .,Karna aku hanya diajak Oleh Temanku untuk Prakerin Di sana.
      Nama Tempat Prakerin.ku Itu Bengkel Laptop KJF Tempatnya di Lawang ,Malang
      Waktu itu aku tidak Siap utk Mengikuti Praktek Krja Industri (Prakerin). Ya Alasanya karena aku Belum Siap atau belum Mampu utk Turun Di Dunia Kerja. Karena Di Sekolah ku tu Jarang Untuk Melakukan Praktek Lngsung .,Pling banyak ya Teorinya .,Aku Mulai Prakerin tu Pas hari Prtama Puasa. Waktu itu aku Brangkatnya Telat .,Lha Pas aku Sampai Di tmpat Prakerin.ku ..,Aku dikasih Saran Sama yg  Punya Tmpat Prakerin Namanya Bpk.Faisoll (Kalau Brangkat itu jngan Sampai jm 7 Lebih .,karna Jm 7 itu harus Stand By di Sini).
      Lha aku Kan jg gk tau Klau Jm 7 itu hrus Stand By disana .,Lha Maklum kan Rumah ku itu Jauh Aplagi aku Brangkatnya Juga Naik Angkot yaa Maklum Klau Memang Telat .
Kemudian aku sama temenku itu di Suruh Bongkar Laptop sama Pak Faisol .,ituu pun pertama kali aku Bongkar Laptop .,awalnya aku juga gk tau bgaimana caranya Bongkar Laptop. Tapi Kalau Bongkar Laptop nya itu Mudah .,dan yg Paling Susah itu adalah Merakit Laptopnya .,Dan Pas masang Bautnya itu pun Juga salah Meletak.kan atau Masangnya .,Baut Laptop yg Panjang itu aku aku Letak.kan atau aku Pasang di Tampat Baterai.nya Laptop itu. .,
      Dan Pada Waktu itu pun aku Sangat Kecewa apa yg ku Kerjakan ini .,Karna Laptop yg di buat Praktek itu Laptop Punya.nya Orang Servis.an., Karna Casing atasnya Keybaoard Laptop itu Berlubang ya Karna Kepanjangan Baut Tadi..,, Selamat Pak Faisol itu Orangnya Sabar. Ya Mau gimana Lagi Karna hanya baru prtama itu aku Bongkar – Pasang Laptop. Lalu ya gk sah di bahas yg Mengenai itu Tadi.
      Dan Setelah 1 Bulan saya Belajar di Bengkel Laptop KJF .Saya bukan hanya Mendapat Ilmu atau Materi Sprti Di Sekolah. Di KJF saya Mendapat Pengalman Baru Bagi Saya Yaitu MengInstall, Merakit Laptop dan Bongkar Laptop atau PC, Dan Belajar Mengenai Komponen” Laptop/Pc. Dan Setiap Hari Saya Bertemu dg Pelnggan yg Ingin Menyervis atau Konsultasi Mengenai Laptop atau PC.
      Jadi Hampir Setiap hari Saya di KJF slalu  Praktek/mengerjakan Servis”.an Laptop. Dengan Begitu Saya merasa Puas karena Pengetahuan Saya Selalu Bertambah.
       . Tak terasa masa Prakerin.ku sebentar Lagi Telah Selesai. Semoga Ilmu yg ku Peroleh di Bengkel Laptop KJF Selalu Bermanfaat Bagiku ? ….
      AmiiiieYaaa ,Akhirnya Serasa Berpisah Jauh dari Mereka. Terimah Kasih buat Semuanya yaa?

      Juga Buat Temen” Baru.ku ; Mas Sandi (Ahli Komputer di KJF) .,dan Mas Zaka (Design Grafis di KjF). Akuuu akan Mengingat Kalian Semua .,Sekali Lagi Makasih Buat Kalian ,kenangan kita gk akan pernah Terlupakan…. J ?n.

Monday, November 4, 2013

Mencegah Peyebaran Virus Melalui Perangkat USB Dengan Mudah


Seiring dengan makin meluasnya penggunaan flash disk penyebaran virus dengan mekanisme offline intensitasnya juga makin tinggi khususnya di Indonesia. Para pembuat virus dari dalam negeri makin kreatif dalam mendesain virus dengan trik-trik tertentu untuk mempercepat penyebaran virus yang mereka buat.

Pada awalnya virus hanya akan menempatkan file berupa program virus ke tempat penyimpanan, jadi setiap kali menghubungkan flash disk ke komputer yang terinfeksi, virus akan menempatkan folder/file virus ke flash disk tersebut tanpa diketahui pemilik. Trik ini lambat laun menjadi mudah dideteksi dan file yang mencurigakan tersebut dengan mudah akan langsung dihapus oleh si pemilik.

Kemudian muncul yang namanya teknik rekayasa sosial (social engineering) di mana virus yang dimasukkan ke flash disk menjadi lebih sulit dikenali dengan meniru/membuat file dan folder yang sama dengan yang sudah ada sebelumnya dan menyembunyikan file asli ataupun dengan membuat file atau folder dengan nama-nama yang menarik perhatian pengguna, semua itu dilakukan dengan harapan agar pengguna mengklik file/ folder tersebut sehingga virus bisa aktif dan masuk ke dalam komputer korban.

Cara penyebaran virus yang sekarang ini sedang booming adalah dengan memanfaatkan fitur Autorun yang ada pada sistem operasi Windows. Fitur ini sebenarnya sangat memudahkan kita yang ingin langsung membuka/memainkan file yang ada di media penyimpanan dengan segera. Tetapi para pembuat virus melihat fitur ini sebagai jalan tercepat untuk membantu penyebaran virus. Dengan menanamkan virus beserta file AUTORUN.inf yang sudah ditulis untuk menjalankan file virus di root directory flash disk, setiap kali pengguna menghubungkan flash disk ke komputer yang fitur Autorun-nya aktif, secara otomatis virus akan langsung dijalankan.

Untuk melakukan pencegahan virus menyebar dengan bantuan fitur Autorun kini Anda tidak perlu repot lagi, seperti melakukan langkah-langkah pengaturan yang panjang dan beresiko. Berkat aplikasi portable dari perusahaan keamanan PandaSecurity, Anda sudah bisa melakukan pengamanan terhadap tempat penyimpanan berkoneksi USB, seperti Flash Disk dalam beberapa kali klik saja.

Aplikasi gratis bernama Panda USB Vaccine ini memiliki dua cara untuk menangkal penyebaran virus melalui media penyimpanan:

1. Computer Vaccination - aplikasi ini akan menonaktifkan fitur AutoRun dari komputer bersistem operasi Windows secara menyeluruh, sehingga program/virus yang memanfaatkan file AUTORUN.inf dan berada di dalam USB/CD/DVD tidak akan dieksekusi/dijalankan secara otomatis. Tapi Anda tetap bisa mengembalikan fitur tersebut ke keadaan semula.

2. USB Drive Vaccination - Virus kini tidak bisa lagi membuat file AUTORUN.inf untuk membantu penyebarannya. Aplikasi ini akan membuat file AUTORUN.inf khusus ke dalam flash disk, di mana file tersebut sudah dirancang supaya tidak bisa diganti, diedit, ataupun dihapus oleh virus. Pengguna juga tidak bisa menghapus file tersebut kecuali dengan melakukan format.

Untuk saat ini fasilitas vaksinasi pada perangkat USB hanya berlaku pada tempat penyimpanan berformat FAT & FAT32, namun ke depannya aplikasi ini akan dikembangkan untuk dapat mendukung format NTFS.